Sunday, January 4, 2009

FATAMORGANA...

Aaakkhh...suara ribut apa lagi ini?!?! baru 10 menit rasanya mata ini bisa terlelap setelah semalaman begadang mengejar deadline masa libur kuliah yang sudah hampir berakhir, padahal tugas belum kelar-kelar juga, emang inilah jeleknya selalu melalaikan tugas sehingga mendekati akhir selalu kalang kabut.

Kulihat jam masih menunjukan pukul enam, dengan sedikit kesal aku bangkit mencari tahu sumber keributan itu, bah... rupanya itu suara keponakan ku yang sedang bermanja-manja sama kakeknya, memang ciri khas anak kecil selalu senang bikin keributan dan keonaran tetapi tetap menggemaskan. Tiba-tiba pandanganku terhenti pada sosok bersahaja yang selama ini sangat kubanggakan, yah ada sesuatu yang beda pada diri ayah pagi ini, tampilan nya sangat rapi dengan mengenakan stelan jas lengkap, , beliau tersenyum melihatku..sisa-sisa ketampanan masa muda masih tergores diraut wajahnya yang mulai menua. Jas merupakan pakaian yang awam kutemukan dalam diri ayah, seingatku baru tiga kali aku melihat ayah mengenakan stelan jas lengkap yang makin menambah wibawanya, pertama kulihat di foto hitam putih ukuran 10 R saat beliau berusia muda, foto yang menurutku mirip sekali sama Adam Jordan, kedua kusaksikan ayah mengenakan stelan jas lengkap saat menghadiri Pengukuhan Pamong Praja Muda STPDN, dan yang ketiga adalah pagi ini sehingga menimbulkan keheranan dalam diriku, pasti ada acara penting pikirku..

Berapa saat kemudian kulihat ibu keluar kamar dengan mengenakan pakaian rapi lengkap dengan kerudungnya seraya tersenyum kepadaku ,ayah mungkin mengerti apa yang kupikirkan melihat diriku yang masih diam memperhatikan. “hari ini ada acara penting , Bapak sama Ibu diundang dalam perjamuan dan silaturahmi para pembesar daerah ini, kalau mau ikut ayo” kata Ayah. Wah... pantas aja mereka berpenampilan seperti ini rupanya memang ada acara penting, penting bagi rakyat biasa disini karena dengar-dengar kesempatan untuk ketemu pembesar daerah memang sangat langka, kaum ini bagaikan raja-raja kecil yang mempunyai bidang kekuasaan masing-masing dan selalu menjaga jarak atau bahasa gaul nya JAIM terhadap rakyat biasa. Lama kutinggal pergi memang banyak sekali menurutku perubahan-perubahan yang terjadi dikampungku tercinta ini, dan aku masih ngga ngerti kenapa hal ini terjadi.

Rasa penasaran yang begitu besar terhadap rupa-rupa para pembesar dan seperti apa acara itu menguatkan aku mengalahkan rasa kantuk yang mendera, aku bergegas merapikan diri dan bersiap-siap untuk ikut pergi ke acara itu. Tepat pukul tujuh kami bertiga pun berangkat ketempat pertemuan yang telah disiapkan untuk acara yang menurut masyarakat sangat spesial dan langka ini, sesampainya ditempat acara sekali lagi aku terkesima rupanya antusias masyarakat begitu besar untuk hadir pada acara ini, lapangan sepakbola yang disetting sebagian rupa untuk acara ini hampir setengahnya telah terisi, hebatnya lagi mereka rela berdiri dengan udara yang sumpek dibelakang deretan kursi bagi masyarakat yang menerima undangan khusus dari pembesar negeri, antusias mereka seperti mengalahkan artis dangdut yang datang kekampung ini, mungkin masyarakat tidak mau melewatkan kesempatan bertatapan langsung dengan para pembesar daerah ini.

Aku pun kemudian berpisah dengan orang tua karena tidak ada undangan dan segera mencari tempat yang agak nyaman sambil memperhatikan sekeliling, disudut barat kulihat berjejer meja-meja yang diatasnya terdapat ratusan kotak konsumsi, tepat didepan tiang gawang sudah berdiri panggung kehormatan rendah tempat para raja-raja kecil itu, dan didepan kirinya sudah siap podium lengkap. Sambil menelusuri sisi lapangan bola ini kerinduan tiba-tiba datang dalam jiwa ini melihat hamparan rumput hijau menguning, disinilah aku sering jatuh bangun mengejar bola, disinilah tempat fisik ku ditempa demi menggapai mimpi tuk menjadi pemain bola hebat, disini juga lah masa-masa bahagia bersama teman-teman yang penuh dengan canda tawa dan keriangan remaja. Tapi melihat keadaan lapangan bola ini sekarang rasa sedih dan gundah menyesakkan jiwa ku, lapangan yang dulu hijau dipenuhi anak-anak dan remaja untuk berolahraga sudah tak terawat lagi, dan kudengar sekarang malah sering dijadikan tempat konser musik dan tempat kampanye, anak-anak muda sekarang lebih senang nongkrong dipinggir jalan dengan kuda besinya daripada berolahraga. Hal ini semakin menambah kesedihanku yang selama liburan ini mencoba mengamati tentang perkembangan kampung yang terasa semakin aneh .

Tiba-tiba lamunan ku dibuyarkan suara mic yang mengatakan rombongan para pembesar telah datang dan menempati tempat duduknya masing-masing, suasana menjadi hening dan aku pun bergegas lebih mendekat untuk memuaskan rasa penasaran ku terhadap potret-potret para pembesar yang kudengar selama ini begitu istimewa dan eksklusif serta membawa perubahan yang menurutku perubahan aneh karena situasi nya sekarang lebih kearah jaman tradisional, dan lebih aneh nya lagi masyarakat menikmati dengan semua ini.

Tidak berapa lama kemudian tampak salah seorang pembesar berjalan menuju podium, “itu Ketua Dewan” celetuk orang yang berdiri tepat disampingku, kuperhatikan wajahnya begitu berbinar dan kagum memandang kearah orang yang sedang berjalan itu, “tidak sia-sia aku datang dari jam 5 pagi tapi akhirnya bisa melihat langsung bapak SINOR” katanya lagi. Mendengar kata bapak SINOR aku kaget, kaget karena aku mengenal orang ini, tak kuhiraukan lagi orang disamping dan bergegas untuk lebih mendekat kearah podium, setelah berada ditempat yang pas kulihat secara seksama kearah orang itu, dan benar saja kata orang itu sosok dipodium yang lagi berbicara itu memanglah SINOR. Astaga.....bagaimana mungkin pikirku, orang yang dulunya gemar sabung ayam, hobby mabuk, suka judi dan terkenal tidak punya otak bisa-bisanya berdiri dipodium dengan menyandang status Ketua Dewan yang terhormat?? Dan hebatnya lagi masyarakat begitu kagum dengan sosoknya, begitu besar kah perubahan dirinya. Sejuta pertanyaan berkecamuk dalam diriku, kucoba lagi melihat kearah deretan pembesar yang duduk dipodium kehormatan, mataku pun langsung tertumpuk pada sosok pria yang duduk paling kiri, alangkah kaget nya aku demi melihat bahwa itu DERAJAT bin JAJAT, teman main bola yang terkenal emosional dan hobby berantem, setiap maen bola bagi nya seperti arena tinju, dan kabar terakhir yang kudengar dulu dia diskorsing seumur hidup tidak boleh terlibat dalam dunia sepakbola karena memukul wasit dan pemain lawan, dan sekarang dia ada ditengah-tengah para pembesar ini. Belum habis rasa kaget kerena dua sosok ini tiba-tiba seorang wanita gemuk dari deretan para pembesar itu melambaikan tangannya kearahku, aku belum yakin..kutoleh kiri kanan dan belakang semua pada fokus terhadap SINOR dipodium, setelah yakin lambaian tangan itu ditujukan untuk diriku kucoba untuk membuka memori ingatanku terhadap wanita gemuk itu, WOOoW..baru ku ingat wanita itu adalah SHELLY MONROE, mantan penjaga loket salah satu perusahan transportasi dikampungku, dan pernah juga menjadi penjaga bola bilyard, HEBAT... kata ku lirih memikirkan perubahan nasib mereka yang begitu fenomenal.
Kurasa sudah cukup apa yang kulihat ini bisa menjawab rasa penasaranku terhadap potret pembesar yang kudengar begitu eksklusif ini, tepat saat kuhendak membalikkan badan bergegas keluar dari kerumunan yang terasa semakin sumpek ini kulihat seorang yang sangat kukenal berjalan kearah podium, rupanya dari tadi luput dari pengawasanku, tak ada lagi kata yang bisa kuucapkan melihat dia merupakan salah satu pembesar daerah ini, ya.. dia ABOT NANDES teman sekelas waktu SMP, satu-satunya orang yang berani mabuk minuman keras dalam ruangan kelas, salah seorang yang hoby berantem, suka ganti-ganti perempuan, terakhir yang kutau isteri sudah 2 entah diceraikan atau belum.
Melihat perkembangan hidup empat orang ini aku jadi berpikir, memang manusia bisa berubah menjadi lebih baik tapi dalam kasus perkembangan-perkembangan aneh yang terjadi ditanah tercinta ini aku kurang yakin orang-orang ini berubah total dan berkembang menjadi lebih baik, bisa saja kekuasaan yang mereka dapatkan dipergunakan untuk kepentingan dan kepuasan pribadi yang mungkin sifatnya juga aneh..
Yah daripada pusing memikirkan mereka kuputuskan untuk pulang meneruskan tidurku yang tertunda, apalagi mata semakin susah diajak kompromi, dan tugas-tugas kuliah pun belum selesai. Sambil jalan mataku tiba-tiba tertuju pada seorang yang sedang mendorong gerobak pentol, astaga...terpana kumemandangnya, itu kan ALFIAN orang yang dulu nya aktif dalam berbagai organisasi, entah OSIS, Pramuka,Palang merah Remaja, Karya Tulis Ilmiah, dan salah satu siswa yang berotak encer dan sekarang bekerja keras membanting tulang demi sesuap nasi dengan berjualan pentol. “Itulah hidup” tiba-tiba ada suara dibelakangku, aku pun segera menoleh , kulihat senyum khas nya tidak berubah,“EFAN...., yah tanpa diduga aku kembali bertemu dengan sahabat baik ku, aku pun langsung merangkulnya, bertahun-tahun kami tak pernah lagi bertemu. Tapi melihat sosok dirinya sekarang aku lumayan kaget juga, dulu orang yang kukenal begitu tampan dan bersih dengan wajah montoknya sekarang berubah manjadi seorang yang kurus dan wajahnya seakan menanggung beban hidup yang maha berat. Seakan bisa membaca pikiranku dia berkata “aku hanyalah seorang pengangguran, dulu sempat merintis usaha sendiri tapi hancur gara-gara kena tipu rekan bisnis, hidup selalu dikejar penagih hutang dan sekarang istriku minta cerai”, bagaimana mungkin pikirku orang yang dulu selalu juara kelas dan tak pernah ku bisa mengalahkan nya serta pandai main musik sekarang hidupnya penuh dengan cobaan ...Tiba-tiba entah darimana datangnya seakan ada benda berat menghantam kepalaku, aku jadi limbung dan jatuh tak sadarkan diri..samar-samar terdengar suara anak-anak kecil dan berapa saat kemudian kembali terasa ada benda berat menindihku, aku kaget dan tersentak ,coba ku kuasai keadaan, memegang kepalaku yang terasa pening, dan setelah kesadaranku kembali penuh kutemukan diriku berada di atas kasur dengan dua orang keponakanku menindih tubuhku...ASTAGA ...rupanya Hanya Mimpi....

Friday, January 2, 2009

PEMENANG

SEORANG PEMENANG TAK AKAN BERHENTI BERJUANG...
TAK PERDULI BERAPA KALI DIA JATUH YANG PENTING KEINGINAN UNTUK KEMBALI BANGKIT DAN KEMBALI MENCOBA..
seandainya aku punya tekad kaya begini ya...

REFLEKSI DIRI

Liburan tiga minggu terasa lama berlalu, tapi jujur kukatakan liburan kali ini terasa istemewa karena bisa merasakan dua tahun baru bersama keluarga dan teman-teman, cukuplah untuk menghibur perasaan hati yang beberapa minggu ini seakan terombang-ambing samudra kerinduan.
Ditahun baru ini kucoba kembali untuk menghimpun segala logika dan akal sehat yang selama ini dikuasai alam bawah sadar, kucoba untuk terus merenungi hidup ku selama ini, apa yang telah kuperbuat, apa yang telah kulakukan...
Aku malu..yah aku malu terhadap perjalanan hidupku yang kurang berguna, perjalanan hidup yang sering dipergunakan untuk hal yang sia-sia, malu terhadap orang tua yang selama ini bekerja super keras demi mewujudkan harapan agar anak-anaknya menjadi orang yang berguna..ku akui aku memang manusia yang lemah, manusia yang mudah terombang-ambing sesuatu yang sifatnya sementara, , aku hanyalah manusia biasa yang tiada daya, manusia yang tidak punya pendirian...tidak ada nya orang yang dikasihi dan mengasihi selalu dijadikan kambing hitam keterpurukan ini, bagaikan tembok raksasa cina yang menghalangi untuk berlari dan bangkit dari ini semua..sederhana...cuma hanya karena belum ada seseorang yang memperhatikan bisa membuat coretan hitam dalam lembaran hidupku, sungguh fantastis...fantastis dalam hal ketololan...dan apa yang kudapatkan sekarang hanyalah topeng dari segala lembaran hitam ini, masuk STPDN, jadi Pegawai Negeri, bisa kuliah S2 lagi menurutku hanyalah keberuntungan semata karena kurasa aku tak pernah bekerja keras untuk mendapatkan itu semua, berbeda dari cerita teman-teman bagaimana perjuangan mereka untuk mendapatkan semua itu, sekali lagi aku malu..

Sebagai manusia aku juga ingin menjadi lebih baik, liburan kali coba kupergunakan untuk terus merenungi perjalanan hidupku, coba kupergunakan untuk menghimpun kekuatan batin merangkul tekad baja, tekad yang selama ini begitu lemah untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Moment pergantian tahun Masehi dan Hijriyah serta bertepatan dengan bertambahnya usia beberapa minggu lalu merupakan saat yang tepat untuk menjadi manusia yang lebih baik, mudahan semua harapan ini bisa terwujud, mudahan aku bisa menjadi orang yang berguna bagi Agama, Keluarga, dan Masyarakat, karena kalau tidak ada perubahan sama saja seperi MATI..

Thursday, December 18, 2008

SENANDUNG RINDU

Saat ini seperti ada sesuatu yang lain menghampiri keseharianku..hari-hari yang biasa dilalui dengan penuh goresan semangat menjadi hilang seketika, dia yang kehadirannya telah memberiku bahagia berada jauh di ujung nusantara sana...
terpisah dengannya tlah membuat kobaran hatiku meredup, entah untuk berapa lama kusanggup bertahan terhadap rindu yang begitu menggelora...walau tuk sementara tak ada lagi senyumannya, tak ada lagi suara manjanya..kurindu dengan semua tentang dirinya...

malam ini kuhanya bisa memandang langit tuk mencari sosok bayangannya..Kerinduan menyapa dengan sejuta pancaran nirwana, tanpa suara... ku hanya bisa Menghitung setiap jengkal waktu yang berlalu...menanti pekatnya malam dan terbitnya sang surya...

angin malam....

sampaikanlah rinduku padanya yang berada nun jauh disana..sampaikanlah bahwa aku menyayanginya setulus hatiku..katakanlah nyanyian cinta tak pernah berhenti dari nuraniku, bersenandung tak kenal waktu,menciptakan lagu kepasrahan, walau lelah namun diriku bahagia..

angin malam...

katakanlah padanya kalau memang cinta ini membakar diriku, aku rela..kalaupun dingin rindu membekukanku, aku rela..
demi dia bidadari permata hatiku..

Friday, December 12, 2008

SURAT UNTUK SESEORANG

Aku tak mengerti apa yang sebenarnya terjadi, apa sebenarnya yang kucari selama ini, perasaan yang datang hanya bisa kunikmati tanpa ada solusi, entah itu perasaan bahagia atau perasaan kecewa berbaur menjadi satu dan ku tetap senang dengan itu semua...

Saat berada dekat denganmu rasa senang, haru, bahagia bercampur jadi satu, semangat hidupku begitu menyala dan bergairah, pancaran wajahmu telah memberiku sinar yang akan menuntun perjalanan hidupku yang terasa buram dan hampa, yah...setitik kehadiranmu telah memberiku bahagia yang akupun tak mengerti batasnya.

Orang-orang bijak mengatakan cinta sejati adalah cinta yang datang tanpa kita mengerti mengapa kita mencintai, dan inilah yang kurasakan sekarang, perasaan misterius yang begitu menggelora , yang tampak dalam dirimu hanyalah pesona penuh keindahan.

Tapi...begitu tak bersamamu yang hadir hanyalah kegelisahan, kegundahan, kesedihan, dan berbagai macam kata yang sifatnya mengandung lara.
Sering kucoba untuk merangkai logika yang mungkin sudah berserakan kemana-mana tapi hasilnya nol besar, coba kuhimpun rasa malu tapi tetap tak ada perubahan, yang ada hanya lah rasa ingin selalu berada didekatmu, dan ingin selalu membahagiakanmu, dan makin kusadari bahwa aku mencintaimu,aku menyayangimu setulus hatiku.

Memang kadang-kadang aku juga sadar diri ini bukanlah siapa-siapa, hanyalah sosok biasa yang tidak punya apa-apa untuk dibanggakan , kalaupun diri ini bisa memiliki sanggupkah untuk membahagiakanmu, karena dirimu pantas untuk mendapatkan kebahagian yang sebenarnya.

Tapi terlepas itu semua aku percaya semua adalah rahasia Tuhan, yang penting kita sebagai manusia tidak boleh pasrah dan tetap berusaha dan berdoa, kalau memang takdirNYA sudah menentukan maka itulah yang terbaik yang diberikanNYA untuk ku.

Thursday, November 27, 2008

MIMPI SEMPURNA

Tak terhitung berapa malam kupandang luasnya cakrawala...tapi keindahannya tetap sama..

Tersingkap seraut wajah penuh pesona... Terbayang-bayang dalam setiap hembusan...

Malam ini rembulan kembali menggodaku...

Menertawakanku yang dirundung rindu..

....

Meski harus menunggu lebih lama..untuk satu bahagia aku rela..

Karena Setiap kata yang terucap dari bibirmu...laksana syair lagu cinta...

Penuh kerinduan dan kehangatan...

Andai saja hatimu belum bertuan...

Kuingin merengkuh bahagia bersamamu...

Sering Mimpi yang sempurna tentang dirimu..

Bersamaku menari dipelataran surga..

Ingin kutetap terlelap...karena dalam terjaga ku tahu semua itu akan sirna...

Monday, November 10, 2008

LIBUR

LIBURAN TIGA HARI HANYA TIDUR-TIDURAN AJA DIKAMAR...
KENAPA BERAPA HARI INI JADI BOSAN DAN MALAS TERUS...
MUNGKIN KELAMAAN SENDIRI KALI YA HEHE..
JADI NGGA ADA YANG MERHATIIN DAN BIKIN SEMANGAT..

Saturday, November 8, 2008

AKU LELAH

Cinta...?!?! apakah cinta itu??....siapakah dia??....
Konon katanya cinta bisa bikin orang buta...cinta bisa bikin orang lupa sehingga berani melawan orang tuanya...
Sampai-sampai orang rela melakukan bunuh diri demi cinta...
Sebegitu besar kah kekuatan cinta?...
Disisi lain konon katanya cinta sangat lah indah...cinta yang datang seakan-akan membawa aroma surga...cinta seakan-akan membuat kita bisa terbang kelangit ketujuh...
Hal-hal seperti itulah yang merasuki alam pikiranku...keinginan dan impian untuk terbang kelangit ketujuh dengan cinta sangatlah besar terpatri dalam jiwaku...segala cara dan upaya akan kulakukan untuk menemukan apa yang yang namanya cinta...
Setiap detik dalam hidupku...setiap hembusan nafasku akan kudedikasikan untuk menemukan cinta...aku akan berlari dan terus berlari...aku tak akan menyerah untuk cinta yang telah ditakdirkan padaku...
Memang aku bukan lah majnun yang cinta nya kepada layla begitu besar sehingga tidak akan ada yang bisa mencapai taraf cinta majnun...aku juga bukanlah romeo yang rela mati demi cintanya kepada juliet...tapi setidak-tidaknya aku ingin merasakan apa yang mereka rasakan...aku ingin merasakan aroma surga yang dihembuskan oleh cinta...aku ingin merasakan sesuatu yang mendorong kita untuk berkorban karena cinta...

Tapi semua itu mungkin hanya lah impian belaka...hanyalah angan-angan sipungguk yang merindukan bulan...cinta yang datang padaku hanyalah bayangan...semakin kukejar dan kugapai mereka tiada...cinta yang datang hanyalah fatamorgana oase kepalsuan...
Hari-hari telah kulalui hanya untuk cinta...tidak perduli berapa banyak yang tersakiti hanya karena cinta...tidak perduli berapa duri yang menancap dalam pelarian panjangku...
hari ini aku merasakan kelelahan yang amat dahsyat...kaki ku tak sanggup lagi untuk berlari...hembusan nafasku berontak karena dipergunakan pada hal yang kelihatan nya sia-sia..
aku lelah...yah aku sudah lelah...tangan-tangan itu begitu kuat menyekap cintaku...sehingga yang muncul adalah kegelapan...terkurung bertemankan sepi...
cinta seakan sudah tidak murni lagi...cinta itu seakan bertopengkan materi...sehingga aku tak mampu untuk mengenali...seberapa kuat aku mencari pasti lah berakhir mimpi...
aku lelah...maaf kan lah nurani karena aku tak mampu menemui...
sekarang ku hanya ingin menyepi dalam dekapan cintaku...hanya berharap takdir yang menemukan cintaku...

Tuesday, November 4, 2008

SEBUAH TANYA

“akhirnya semua akan tiba
pada suatu hari yang biasa
pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
apakah kau masih berbicara selembut dahulu?
memintaku minum susu dan tidur yang lelap?
sambil membenarkan letak leher kemejaku”

(kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih, lembah mendala wangi
kau dan aku tegak berdiri, melihat hutan-hutan yang menjadi suram
meresapi belaian angin yang menjadi dingin)

“apakah kau masih membelaiku semesra dahulu
ketika ku dekap kau, dekaplah lebih mesra, lebih dekat”

(lampu-lampu berkelipan di jakarta yang sepi, kota kita berdua, yang tua dan terlena dalam mimpinya. kau dan aku berbicara. tanpa kata, tanpa suara ketika malam yang basah menyelimuti jakarta kita)
“apakah kau masih akan berkata, kudengar derap jantungmu. kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta?”

(haripun menjadi malam, kulihat semuanya menjadi muram. wajah2 yang tidak kita kenal berbicara dalam bahasa yang tidak kita mengerti. seperti kabut pagi itu)

“manisku, aku akan jalan terus
membawa kenangan-kenangan dan harapan-harapan
bersama hidup yang begitu biru”

(PUISI SOE HOK GIE)

Wednesday, October 29, 2008

DI ANTARA MISTERI CINTA

Beberapa hari yang lalu aku mendapatkan sms dari seseorang yang yang tidak kuduga, isinya begini “assalamualaikum wr.wb. hai, p’kbr? Maaf, klo ganggu..aq cma mo jujur..pas dngar kbr kmu kul lg, aq kaget…Rsnya ad yg hilang drku, aq merasa ditinggalkan, aq g ngerti knp merasa bgtu. Tdx aq g peduli…tp klamaan hal ini trs ganggu pikiranku. Teserah apa pendapatmu…aq katakan ne krn aq ingin perasaanku lega dan pikiranku tenang…”
Sempat kaget baca isi smsnya, kaget karena ngga menduga soalnya kami baru ketemu sekali pada saat dewasa, dan lagi dalam sms berikutnya dia mengatakan sudah jatuh cinta saat pertama kali bertemu..

Semua ini tidak dapat disalahkan dan bisa kumaklumi, cinta memang suatu misteri yang kita ngga tau kapan dia datang dan menghilang, cinta merupakan suatu anugrah terbesar dan terindah yang datang untuk manusia. Aku sendiri termasuk seseorang yang mengagungkan cinta dan selalu berharap untuk mendapatkan cinta sejati, cinta yang kita tidak tau mengapa kita mencintai, rasa yang memberikan sensasi tersendiri yang dengan keindahannya tidak akan lekang walau seribu tahun lamanya..
Tapi jujur dalam hal ini aku merasa bingung..bingung bagaimana menjawab semua ini, aku ngga mau menyakiti orang lagi, sudah cukup dengan orang-orang yang sekarang menganggap diriku public enemy number one karena kasus yang sama, mengharapkan dia untuk mengerti juga bukan lagi menjadi harapan karena pengalaman yang terjadi dalam beberapa peritiwa selama ini..

Tapi disisi lain aku juga sedang merasakan hal yang sama, merasakan bagaimana hancurnya saat cinta tak berbalas..merasakan bagaimana rasanya menunggu sesuatu yang tak pasti..merasakan bagaimana beratnya untuk menemukan cinta sejati...merasakan bagaimana tersiksanya karena rasa sayang yang mungkin tak berbalas
Hidup ini memang aneh, terkadang saat cinta datang menawarkan kasih sayangnya tapi kita acuh tak acuh, tapi saat kita menemukan cinta dan menawarkan kasih sayang yang didapat hanyalah impian belaka...

Monday, October 27, 2008

BERBAGI CERITA DI STPDN

Pada suatu malam yang sepi, masing-masing praja di barak sumbar atas(nama asrama) sibuk dengan kegiatannya masing-masing, seperti biasa para penjual makanan yang kami sebut "aa" bergerilya menawarkan jualannya. bergerilya karena para penghuni asrama dilarang untuk membeli makanan sembarangan seperti membeli kepada "aa" penjual makanan yang katanya diragukan kesehatan dan kebersihannya.

Surahman Akbar praja dari Polmas Sulbar yang sedang lelah karena kegiatan merasa lapar dan berusaha membeli nasi goreng pada "aa". tidak berapa lama kemudian sebungkus nasi goreng sudah dia dapatkan dan bergegas menuju ruang belajar untuk menyantap makanannya. Lampu ruang belajar pun dia matikan agar tidak ketahuan pejabat asrama yang mengawasi kegiatan para praja,(pejabat asrama ada dua orang yang kita sebut lurah dan seklur).

baru beberapa butir nasi yang masuk kedalam rongga mulutnya tiba-tiba ada suara dari belakang "ada yang jual nasi goreng ya??", dan maman dengan sedikit kesal dan tanpa menoleh kebelakang serta masih asyik dengan nasi gorengnya menjawab "ah kau ini mengganggu saja, itu ada dibawah cepat sana kobeli (dengan logat sulsel yang kental)". dan dengan tenang nya kembali suara dibelakang berkata "daripada makan ditempat gelap-gelap begini mending makannya dikamar saya aja di petak C"

mendengar suara itu muka maman berubah menjadi pucat dan pelan-pelan menoleh kebelakang, rupanya suara tersebut adalah suara kak riza Sugara seklur barak Sumbar Atas, dan selanjutnya maman menghabiskan nasi gorengnya ditemani ceramah umum dari kak Riza di Petak C (tempat tidur pejabat)...

Sunday, October 26, 2008

mahasiswa baru


sekarang ahirnya jadi mahasiswa baru lagi...
doain ya agar lancar dan sukses trus tetap bertahan ditengah kerasnya ibukota..

HANYA SATU NAMA

Dari lubuk hatiku yang terdalam…kuberharap cinta ini…

Bukan cinta sesaat…bukan wujud dari sebentuk permainan ataupun niat jahat…

Ketulusan hatiku…serta kejujuran diri …

adalah modal awal dimana ku menyerahkan sepenuhnya untuk satu cintaku…

Hanya satu nama yang bertahta dihatiku…hanya kamu jiwa ragaku…

Ku takkan berhenti atau mulai letih untuk selalu sayang dan mencintai...

Seiring dengan waktu ku berjanji akan selalu setia dan berpegang pada satu cinta...

Liku dan rintangan yang kuhadapi...akan memperkuat diri untuk lebih mencintai...

Maka ijinkanlah cintamu hadir...karna cintaku tulus dan murni...

Terbius laskar pelangi

Kehadiran novel laskar pelangi sungguh-sungguh mengguncang dunia sastra indonesia, lebih-lebih penulis novel bukanlah orang dari kalangan sastra. Gaya penulisannya sangat indah dan mudah dipahami, dan sekarang laskar pelangi sudah menjadi fenomena tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Fenomena novel laskar pelangi berdampak sangat besar dalam kehidupan masyarakat indonesia, banyak orang-orang menyadari bahwa hidupnya selama ini tidak berarti dan menjadi sadar akan makna kehidupan setelah membaca novel laskar pelangi. Meledaknya novel laskar pelangi sangat mengundang minat pelaku perfilman indonesia untuk mengangkat novel menjadi film layar lebar. Dan hal ini mendapat sambutan yang sangat besar dari masyarakat indonesia. Saya sendiri sangat mengharapkan novel tetralogi laskar pelangi semuanya difilmkan karena novelnya sangatlah luar biasa. Tapi disatu sisi juga ada kekakhawatiran diangkatnya laskar pelangi akan bernasib sama dengan novel Ayat-ayat cinta yang meledak hanya karena masyarakat penasaran karena kesuksesan novelnya yang sempat menggemparkan Indonesia. Waktu yang saya tunggu pun akhirnya datang, film laskar pelangi akhirnya hadir dilayar lebar indonesia, saya pun dengan rela pergi kebanjarmasin hanya untuk menonton film laskar pelangi, padahal jarak kota saya kebanjarmasin adalah 10 jam perjalanan. Tapi apa yang saya lakukan tidaklah sia-sia karena saya merasa puas dengan film laskar pelangi, substansi isi novel tidak banyak berubah dan adegan-adegan sangatlah natural serta dibumbui tingkah-tingkah kocak para pemainnya, apalagi dengan keputusan menghadirkan tokoh tambahan yang diperankan aktor komedi tora sudiro sangatlah pas sehingga menghadirkan suasana berbeda, belum lagi lagu-lagu yang ditambahkan semakin menjadikan film laskar pelangi komplet dan sangat bagus dan layak tonton. Rasa haru, gembira, tertawa,menangis bercampur menjadi satu saat menonton laskar pelangi dan tidak ada rasa malu untuk itu.
Saya sendiri sangatlah mengagumi novel laskar pelangi dan filmnya sehingga tidak bosan untuk berulang-ulang masuk bioskop hanya untuk menonton laskar pelangi, terhitung saya sudah 4 kali bolak-balik gedung bioskop hanya untuk laskar pelangi. Walaupun menurut saya masih terdapat hal yang mengganjal karena 10 tokoh utama laskar pelangi tidak semua dijelaskan secara mendetail,minimal dihadirkan profil mereka pada awal-awal film.

Tidak kurang sampai presiden SBY pun menyempatkan untuk menonton, tapi sungguh disayangkan Keputusan presiden SBY untuk pergi menonton film laskar pelangi juga menimbulkan pro kontra yang hanya ditimbulkan lawan-lawan politik. Hadirnya presiden SBY janganlah kita kait-kaitkan dengan masalah politis karena bisa mencemarkan mahakarya besar anak bangsa, jangan sampai karya yang murni dan natural ini menjadi objek politik yang penuh dengan intrik dan kepentingan. Malah menurut saya kalau sampai presiden SBY tidak menyempatkan untuk nonton maka beliau tidak peka dengan prestasi anak bangsa yang sangat mengagumkan ini. Salah satu bentuk apresiasi karya anak bangsa dengan meluangkan waktu untuk menonton adalah keputusan yang sangat tepat.

Salah satu keinginan sang penulis novel laskar pelangi adalah film laskar pelangi rutin diputar di telivisi indonesia setiap tanggal 02 mei saat perayaan hari pendidikan nasional sangat lah pantas dan masuk akal dan perlu mendapat dukungan dari pemerintah dan semua pihak yang berkompeten, dan mudahan dengan berjalan nya waktu cita-cita mulia andrea hirata tersebut bisa terwujud secepatnya, karena tetralogi laskar pelangi telah membuat sekian orang mengabdikan diri pada profesi tertentu tanpa pamrih mendadak mendapat energi baru, pemuda yang selalu resah tiba-tiba mendapat kekuatan batin untuk bangit dan tidak cengeng, pasangan muda jadi punya bahasa untuk mengungkapkan cinta, orangtua punya cara menuturi anak-anaknya, dan para Kepala Daerah baik gubernur, bupati, walikota jadi punya inovasi baru untuk memompa stamina warga yang lesu.

Friday, October 24, 2008

MASIH PANTAS KAH NEGARA KESATUAN DIPERTAHANKAN??

Sistem negara yang dianut oleh Negara Indonesia adalah negara kesatuan, negara yang terdiri dari berbagai macam suku bangsa dan agama, negara yang sangat beragam tapi disatukan oleh satu kalimat BHINEKA TUNGGAL IKA (berbeda-beda tetapi tetap satu jua)...masyarakat dari sabang sampai merauke disatukan sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tapi saya sendiri sempat terlintas pertanyaan masih pantas kah negara Republik untuk dipertahankan?? karena pada kenyataanya masyarakat Indonesia tidak bisa lepas dari momok yang namanya kemiskinan, masyarakat masih banyak yang menderita padahal Sumber Daya Alam Indonesia sangatlah melimpah, tetapi kekayaan Indonesia ini hanyalah dinikmati segelintir orang, artinya yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin menderita(dalam hal ini negara kita sudah menyerupai sistem kapitalis) ambil contoh dengan kenaikan harga BBM, masyarakat kecil yang banyak merasakan dampaknya sedangkan kaum berduit tidak terlalu berpengaruh terhadap kehidupannya atau malah semakin kaya dengan adanya kebijakan tersebut.

hasil yang melimpah di berbagai daerah Indonesia tidak dapat dinikmati langsung oleh masyarakat setempat, sungguh ironis daerah yang kaya akan sumber daya alam tetapi masyarakatnya masih terbelakang dan pembangunan nya berjalan dengan sangat lambat.
sehingga wajar di beberapa daerah terjadi pergolakan seiring dengan makin meningkatnya pola pikir masyarakat setempat. Hal ini sangat disadari oleh pemerintah Pusat maka hadirlah yang namanya otonomi daerah, kebijakan yang diharapkan dapat meredam gejolak didaerah. dengan otonomi daerah maka daerah bisa mengelola kebijakan sendiri, mengatur rumah tangga dan mengelola hasil daerah sendiri. Sungguh konsep yang sangat brilian. tapi pada kenyataannya fakta tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Saya pernah membaca suatu artikel yang didasarkan pada penelitian ilmiah bahwa pada kenyataan nya Daerah-daerah hanya menikmati sekitar 10% dari hasil daerahnya, dan Hampir 90% hasil nya dinikmati oleh pusat. ini menandakan bahwa otonomi dilaksanakan tidak secara utuh dan masih banyak penyimpangan-penyimpangan. Hal ini kembali menimbulkan pertanyaan dibenak saya apakah sistem kesatuan hanya merupakan kedok oknum pemerintah pusat untuk mempertahan kan kepentingan mereka?? untuk memepertahan kan status Quo?? karena kenyataan dilapangan masyarakat daerah tetap tidak bisa menikmati hasil alam nya sendiri, malah didaerah saya terjadi hal yang sangat menggelikan, masyarakat menebang kayu yang hanya beberapa kubik ditahan walaupun untuk kepentingan bersama, tetapi perusahaan-perusahaan kayu bisa sampai jutaan kubik membawa hasil hutan keluar daerah, sehingga sekarang daerah penghasil kayu tetapi harga kayu didaerah itu lebih mahal daripada daerah lain karena masyarakat tidak berani untuk memproduksi kayu sendiri sehingga terjadi kelangkaan.(lucu kan disekeliling ratusan juta pohon siap tebang tapi daerah itu terjadi kelangkaan kayu produksi??).

Saya pernah menanyakan kepada dosen yang juga guru besar masih pantas kah Negara Kesatuan tetap dipertahankan terkait masalah diatas?? sang Profesor menjawab bahwa "negara kesatuan masih perlu dipertahankan untuk meghindarkan gejolak dan perebutan kekuasaan, karena fakta sejarah pada zaman kerajaan terjadi hal yang demikian??
yang diharapkan adalah perubahan dipemerintah pusat agar bekerja sesuai konsep dan tidak ada oknum-oknum yang memanfaatkan untuk kepentingan pribadi dan golongan"..
Nah sekarang muncul pertanyaan saya atas jawaban sang Profesor, apakah semudah itu oknum pemerintah pusat diberangus??akan kah dengan keadaan sekarang sama saja dengan penjajahan terselubung dengan mengatas namakan kesatuan oleh pemerintah Pusat kepada pemerintah daerah?? dan juga memang kita tidak bisa mengabaikan faktor sejarah tetapi bukankah keadaan sekarang sudah berbeda dengan masa lalu??bukan kah pola pikir masyarakat sekarang berbeda dengan jaman kerajaan??..Tapi kata beliau lagi kalau anda tidak puas maka itu akan bagus sehingga akan lebih menggali dan mempelajari apa yang sebenarnya terjadi.
memang karakter kita agak apriori terhadap hal baru, seakan-akan hal yang ada sekarang sangatlah sakral dan tidak bisa diubah, padahal kita ambil contoh Undang-Undang Dasar 1945 dalam proses amandemen mengalami berbagai macam tahap dan tantangan, padahal kalau kita berpikir secara logika bahwa undang-undang tidak terkecuali UUD'45 mestinya akan berubah sesuai dengan perkembangan situasi dan kondisi yang ada.